
Home » Posts filed under Pengetahuan Umum
Kamis, 08 November 2012
Konsep Teknologi Konvergensi, Jejaring Sosial, Podcasting, RSS dan IPTV sebagai layanan aplikasi New Media
Rabu, 04 Juli 2012
Manusia dan Harapan
Teori
Secara kharfiah Harapan berasal dari kata harap yaitu keinginan supaya sesuatu terjadi atau sesuatu terjadi atau suatu yang belum terwujud. Harapan dapat diartikan sebagai menginginkan sesuatu yang dipercayai dan dianggap benar dan jujur oleh setiap manusia dan harapan agar dapat dicapai, memerlukan kepercayaan kepada diri sendiri,kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada ALLAH SWT.
Tentu setiap manusia memiliki harapan di dalam menjalani kehidupan, karena saya seorang mahasiswa, maka saya akan mengambil contoh ; saya berharap mendapat nilai yang bagus di dalam semua mata kuliah yang saya ambil, itu harapan saya dalam jangka waktu pendek. Tapi jika dirunut lebih dalam, pastinya saya berharap menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan Negara, kelak (harapan jangka panjang).
Menurut kodratnya dalam diri manusia terdapat 2 dorongan,yaitu dorongan kodrat serta dorongan kebutuhan hidup. Terkait dengan kebutuhan manusia tersebut , abraham maslow mengkategorikan kebutuhan manusia menjadi 5 macam atau disebut juga 5 harapan manusia, yaitu;
1.harapan untuk memperoleh kelangsungan hidup
2.harapan untuk memperoleh keamanan
3.hak untuk mencintai dan dicintai
4.harapan diterima lingkungan
5.harapan memperoleh perwujudan cita-cita
Sumber : http://www.worldfriend.web.id/
Artike Terkait
Antioksidan, Harapan Baru Terapi Autis
ANTIOKSIDAN jenis N-Acetylcysteine atau disebut NAC, dipercaya mampu membantu terapi anak terkait dengan autisme. Demikian hasil riset para peneliti di Stanford University School of Medicine dan Lucile Packard Children's Hospital.
NAC yang terdapat dalam vitamin C dan E ini diperkirakan mampu mengurangi kondisi mudah marah serta mengurangi pola sikap mengulang. "Kita tidak membicarakan tentang gangguan iritabilitas ringan, tetapi tindakan-tindakan yang memang butuh untuk ditenangkan, seperti melempar barang, menendang, memukul, dan sebagainya," tutur Ketua Peneliti, dr Antonio Hardan.
Studi ini melibatkan 31 anak dengan kondisi autisme di rentang usia 3-12 tahun yang dilangsungkan selama 12 minggu. Di akhir tes, terlihat, skor iritabilitas anak-anak dengan kondisi autisme ini berkurang dari 13.1 menjadi 7.2 dari daftar cek Aberrant Behaviour. Selain itu, hasil tes juga memperlihatkan adanya pengurangan tindakan pengulangan pada anak autis.
Walaupun peneliti percaya NAC menjadi pilihan terbaik untuk pengobatan terapi pada autisme anak, namun diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai dosis dalam penggunaannya. (Go4healthylife/wtr5)
Sumber : http://www.metrotvnews.com
Pendapat
Sejak kecil, setiap manusia yang dilahirkan pasti memiliki harapan atau cita cita. Dengan harapan atau cita cita yang mereka miliki, kelak mereka akan menjadi manusia yang berguna. Harapan saja pun tidak cukup untuk menggapai keinginannya, butuh kegigihan yang tinggi untuk menggapainya. Tidak ada salahnya untuk berharap, karena dengan harapan itu akan memiliki motiasi yang kuat.
Harapan itu dimiliki setiap manusia tanpa memandang derajatnya. Manusia yang memiliki kekurangan dalam keuangan pasti mempunyai cita cita untuk menajdi kaya. Manusia yang memiliki kekurangan fisik pun pasti mempunyai cita cita agar dia menjadi manusia normal, apalagi untuk yang tergolong autis. Anak yang tergolong autis harus tetap dibimbing oleh orang tuanya, bukan untuk dikucilkan atau di buang. Terkait dengan artikel di atas, semoga dengan adanya terapi baru dengan antioksida, semoga anak autis di negeri ini bisa mencapai cita citanya.
Manusia dan Kegelisahan
Teori
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang beraru tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu gejala tingkah laku atau gerak gerik tersebut muknya lain dari bisasanya mialnya berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkannya kepadalnya memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangannya duduk termenung sambil memegang kepalanya duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara dan lain lain
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari keemasan karena itu dalam kehidupn sehari hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan kekhawatiran ataupunk ketakutan definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena hal yang didingainkannya tidak tercapai.
Sumber : http://inspirasi-motifasi.blogspot.com
Artikel Terkait
Jakarta, Perasaan gelisah dan tidak bisa diam selalu dikaitkan dengan stres yang memang tidak sehat secara kejiwaan. Namun bagi yang punya kebiasaan nonton televisi seharian, kegelisahan bisa membantu mengurangi efek negatif dari kurang gerak.
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa nonton elevisi seharian penuh bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung. Penyebabnya tak lain karena tubuh menjadi kurang banyak bergerak, sehingga cadangan kalori tidak terbakar dan ditimbun dalam bentuk lemak.
Untungnya para ahli membuktikan bahwa, aktivitas fisik seringan apapun bisa mengurangi efeknya meski tidak akan benar-benar menyamai manfaat olahraga. Aktivitas ringan yang dimaksud juga mencakup meregangkan dan menggerak-gerakkan kaki, seperti yang dilakukan saat sedang gelisah.
Meski para ahli tetap menyarankan olahraga secara rutin sebanyak 150 menit setiap minggu jika ingin sehat, namun gerakan-gerakan kecil ini tetap dianggap memberi manfaat daripada tidak bergerak sama sekali. Setidaknya, tubuh sudah bergerak meski sangat sedikit.
"Risiko penyakit kardiovaskular meningkat setelah nonton TV selama 2 jam atau lebih. Jika bisa lebih aktif di depan TV, maka hal itu akan menguntungkan," kata Dr Wilby Williamson, pakar kesehatan olahraga dari National Health Service, seperti dikutip dari Telegraph, Minggu (1/7/2012).
Dr Williamson menambahkan, rata-rata manusia zaman sekarang menghabiskan waktu hingga 4 jam di depan televisi. Gaya hidupnya menjadi sangat tidak sehat karena 60-70 persen hidupnya dihabiskan dengan duduk-duduk tanpa melakukan aktivitas fisik apapun.
Padahal semakin lama duduk diam dan tidak bergerak, maka risiko berbagai penyakit bisa meningkat. Selain penyakit kardiovaskuler, berbagai risiko gangguan metabolisme seperti kelebihan lemak dan juga diabetes atau sakit gula juga meningkat karenanya.
Pendapat
Rasa gelisah pasti pernah dirasakan oleh setiap manusia, entah dia pernah berbuat kesalahan, ketakutan ataupun lainnya. Rasa gelisah memang sangat mengganjal dalam hati kita, bahkan akibat dari rasa gelisah itu bisa mengakibatkan dampak buruk pada diri sendiri. Bahkan dapat memicu penyakit jantung, resiko stroke akibat aliran darah yang tidak normal di kepala. Ada baiknya jika kita mengatasi rasa gelisah dalam diri kita dalam keadaan apapun. Namun ditinjau dari artikel diatas, tidak selalu rasa gelisah bisa berdampak buruk. Rasa gelisah saat kita menonton tv dapat membantu kita dari penyakit kardiovaskuler.
Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa, apapun yang kita lakukan itu semua mempunyai resiko, tak lepas dari itu buruk ataupun baik. Jadi kita harus sudah bsia mengetahui kapan kita melakukan sesuatu (dalam hal ini merasa gelisah).
Senin, 04 Juni 2012
Meningkatkan Konsentrasi dengan Optical Illusion
Manusia dan Tanggung Jawab
Sumber : http://trimaaja.blogspot.com/
Artikel Terkait
Peningkatan Kualitas SDM Tanggungjawab Bersama
Minggu, 03 Juni 2012
Manusia dan Pandangan Hidup
Teori Dasar
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bexsifat kodrati.
Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa ani
pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan
pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu
merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan
tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu
yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga
hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal,
sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai
pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macanmya dan ragamnya, Akan tetapi pandangan
hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
(A) Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak
kebenarannya
(B) Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma
yang tendapat pada negara tersebut.
(C) Pandangan hidup hasil renungan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagaì pendukung
suatu organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideoiogi. Jika organisasi itu organisasi
politik, ideologinya disebut ideologi politik. Jika organisasi itu negara, ideologinya disebut
ideologi negara.
Pandangan hidup pada dasamya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan,
usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang
tidak terpisahkan. Cita - cita ialah apa yang dìinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan
usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang
baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah
kelja keras yang dìlandasì keyakÃnan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan
kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.
Sumber : elearning.gunadarma.ac.id/
Artikel Terkait
Pancasila sebagai Ideologi tanpa Makna
Pernyataan keprihatinan terhadap "nasib" Pancasila
ini mengemuka dalam peringatan Hari Pancasila, di Gedung Parlemen, Jakarta,
Jumat (1/6).Pada acara itu, hadir sejumlah tokoh dan mantan pejabat tinggi
negara seperti mantan Presiden BJ Habibie dan Megawati Soekarnoputri, istri
mantan Presiden Gus Dur Hj Shinta Nuriah Abdurrahman Wahid; mantan Wapres Try
Sutrisno, Hamzah Haz, Jusuf Kalla; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
(PBNU) KH Said Aqil Siradj, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin,
serta beberapa pimpinan lembaga negara.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
yang tengah berada di luar negeri diwakili Wapres Boediono. Sementara Ketua MPR
Taufiq Kiemas tak bisa hadir karena tengah dirawat di RS Harapan Kita akibat
terkena demam berdarah."Pancasilan kini menjadi slogan tanpa makna,"
ujar Said Agil Siradj. Menurut dia, mengingat urgensi arah dan keputusan yang
telah ditetapkan para pendiri bangsa yang mewakili seluruh elemen masyarakat,
agama dan golongan, sebagai dasar dan falsafah dalam bernegara, maka siapa saja
dan organisasi apa saja tidak boleh melawan ideologi Pancasila. "Karena
itu, tidak boleh ada aspirasi untuk mendirikan negara agama," ujar
Said.Sebagai konsekuensi sikap politik, menurut dia, maka NU berkomitmen
mengamankan pengertian yang benar tentang Pancasila dan pengamalannya secara
murni dan konsekuen oleh semua pihak.Menurut dia, Pancasila jangan hanya
dipahami secara instrumental, sebagai alat pemersatu bangsa saja. Tapi lebih
dari itu, harus dimengerti secara substansi, yaitu sebagai sumber tata nilai
yang merupakan falsafah dalam berbangsa dan bernegara sehingga perlu
terus-menerus dihayati dan dirujuk dalam setiap menata kehidupan.
"Banyaknya konvensi internasional, baik yang sudah diratifikasi maupun
belum diratifikasi oleh Pemerintah RI, sama sekali tidak boleh menggeser
sedikit pun kedudukan Pancasila sebagai sumber tertinggi hukum dan tata nilai
bangsa Indonesia," ujar Said. Karena itu, menurut Said, untuk menjaga
posisi Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara dan merupakan sumber hukum
tertinggi, maka segala bentuk hukum dan perundang-undangan yang ada di Negara
Kesatuan RI baik UUD 1945 ataupun UU lainnya harus merujuk pada Pancasila.
"Maka siapa saja dan organisasi apa saja yang terang-terangan bertentangan,
apalagi melawan ideologi Pancasila, harus ditetapkan sebagai organisasi
subversif yang tidak boleh leluasa berada dan mengembangkan ajarannya di negara
Pancasila," kata Said. Din Syamsuddin meminta Hari Pancasila dijadikan
momentum bagi bangsa Indonesia untuk berbenah menghadapi era persaingan global.
"Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni setiap tahun jangan berhenti
pada seremoni, tetapi harus berlanjut pada aksi. Dalam menghadapi persaingan
global, bangsa Indonesia harus memegang teguh Pancasila. Sebab, Pancasila
adalah identitas bangsa yang dapat menunjukkan jati diri bangsa di dunia
internasional," ucap Din. Menurut dia, konteks globalisasi yang
meniscayakan kualitas, persaingan, dan daya saing, mengandung pesan agar bangsa
Indonesia siap bertanding dalam berbagai aspek peradaban. Karena itu, perlu
penerapan Pancasila dalam nilai kehidupan masyarakat. "Secara teoretis,
Pancasila dapat membawa bangsa pada kemajuan dan keunggulan. Namun,
permasalahan Indonesia selama ini terletak pada ketidakmampuan
mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan secara nyata,"
tutur Din. Sementara itu, Wapres Boediono menyebut lahirnya Pancasila bukanlah
hasil karangan ataupun hasil meniru dari karya buku, melainkan berdasarkan
pengalaman sejarah. JAKARTA (Suara Karya): Pancasila hanya dihargai sebatas
seremoni belaka dan tidak melandasi semangat kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila kini menjadi slogan tanpa makna."Saya sadari bahwa pemikiran
Bung Karno yang tahun 1945 dirumuskan dengan nama Pancasila adalah pemikiran
yang tidak ditiru dari buku mana pun dan bukan dikarang dari awang-awang,"
ujarnya. (Rully)
Sumber : http://www.suarakarya-online.com/
Tanggapan
Menurut artikel yang saya baca, memang benar bahwa Pancasila di negara ini sudah tidak bermakna. Banyak orang yang tidak menanggapi dan menyadari keberadaan pancasila. Padahal jelas, Indonesia memahami Ideologi Pancasila dari dahulu. Saya contohkan seperti pada isi Pancasila yang ke-2 bahwa, "Manusia yang adil dan beradab". Sekarang kita lihat saja sekitar kita, banyak orang orang yang tidak memiliki rasa keadilan dan juga banyak orang orang yang tidak beradab.
Jadi sudah seharusnya kita sebagai warga indonesia yang menganut faham Ideologi Pancasila menyadari bahwa keberadaan pancasila itu penting. Dan kita harus merayakan hari kelahiran Pancasila ini.
Rabu, 18 April 2012
Manusia dan Keadilan
Teori Dasar
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
Sumber : id.wikipedia.com
Artikel Terkait
Koruptor harus dimiskinkan !
JAKARTA - Indonesian Corruption Watch (ICW) menyebut sanksi hukuman pemiskinan koruptor dapat dijadikan sebagai alternatif sanksi hukuman mati untuk menimbulkan efek jera. Pasalnya, sanksi hukuman mati sulit dilakukan di negara ini karena persoalan hak asasi manusia (HAM).
Hal tersebut disampaikan Koordinator ICW Danang Widoyoko ketika dihubungi di Jakarta, tadi malam. Ia sangat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan sanksi pemiskinan bagi para koruptor di negeri ini. "Jelas sanksi pemiskinan koruptor lebih cocok dibandingkan sanksi hukuman mati. Karena sanksi hukuman mati bagi seseorang akan jelas berhadapan dengan permasalahan HAM," ujar Danang.
Namun, ICW tetap menegaskan jika memang akan direalisasikan sanksi pemiskinan koruptor itu tidak bersinggungan dengan keluarga koruptor tersebut. Disebutkan, tidak perlu seluruh harta kekayaan koruptor tersebut disita, melainkan disisakan bagi keluarga yang bersangkutan. "Jadi walaupun dijatuhi sanski pemiskinan, keluarganya jangan sampai tidak bisa makan. Misalnya, uang korupsi Rp100 miliar yang disita negara cukup Rp99 miliar. Sisanya Rp1 miliar diberikan untuk kehidupan keluarganya," sambungnya.
Ia menambahkan, untuk merealisasikan wacana itu, tidak perlu dibuat UU khusus, tetapi cukup diserahkan kepada hakim atau jaksa yang menangani perkara tersebut.
Seperti yang diketahui, hukuman untuk terpidana kasus mafia pajak, Gayus Halomoan Tambunan memunculkan wacana pemiskinan koruptor. Hanya saja, total hukuman dari empat kali vonis dalam kasus-kasus lain menjadi 28 tahun penjara.
Gayus juga dihukum dengan pidana denda senilai Rp1 miliar. Vonis-vonis hukuman dan denda yang ringan terhadap koruptor akhirnya menjadi batu sandungan bagi penegakan keadilan dan pemberantasan korupsi. Koruptor bahkan rela menjalani hukuman yang hanya empat-lima tahun tetapi selepas dari penjara masih bisa menikmati timbunan harta hasil korupsi. Bahkan, dengan timbunan harta hasil korupsi itu mereka masih bisa melakukan apa saja untuk memperbaiki citra diri.
"Ketika pidana penjara sudah dirasakan tidak efektif dan tidak memberikan efek jera bagi pelaku koruptor, diperlukan terobosan baru dan tindakan konkret, sehingga situasi dirasakan tidak adil berganti menjadi rasa keadilan dan perlindungan pada masyarakat luas," kata Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) M Yusuf, di kantor PPATK, Jakarta.
Menurut Yusuf, hal itu dinilai menciderai rasa keadilan. Dengan begitu, perlu terobosan dalam upaya memberantas korupsi yakni pemiskinan koruptor. Pemberantasan korupsi, lanjut dia, tidak dapat dilakukan sebatas hukuman pidana penjara dan hukuman denda yang tidak sebanding dengan jumlah uang yang dikorupsi. Maka, perlu diikuti dengan perampasan atau penyitaan seluruh harta kekayaan yang diperoleh dari korupsi dengan tujuan untuk memiskinkan koruptor.
"Cara ini diyakini akan efektif untuk membasmi korupsi di Indonesia, atau setidaknya membuat orang akan berpikir ulang melakukan korupsi karena bila tertangkap, maka si pelaku akan jatuh miskin dibandingkan saat sebelum melakukan korupsi," katanya.
Dalam implementasinya, Yusuf menilai sudah ada dasar hukum yang cukup yakni, UU No.8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). "UU tersebut dianggap memiliki terobosan hukum, sebab mengakomodasi kewenangan penghentian dan penundaan transaksi dalam rangka menyelamatkan aset hasil kejahatan untuk negara," tandas dia.
Sumber : http://www.waspada.co.id/
Pendapat
Sudah seharusnya hukuman yang berat diberikan pada koruptor koruptor. Sebenarnya, dengan memenjarakan para koruptor itu dihitung kurang efektif. Karena apa? Karena setelah para koruptor itu dipenjara mereka bisa hidup bersenang senang kembali. Dan duit hasil korupsinya masih bisa membersihkan citra mereka.
Jadi menurut saya para koruptor itu harus diberikan hukuman yang jelas, yaitu dengan memiskinkan para koruptor. Agar dia tahu susahnya mencari uang dengan hasil jerih payah yang murni.
Rabu, 04 April 2012
Manusia dan Keindahan
Teori Dasar
Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, (meskipun tidak semua hasil seni indahl, pemandangari alam (pantai, pegunungan, danau, bunga-bunga di lereng gunung), manusia (wajah, mata, bibir, hidung, rambut, kaki, tubuh), rumah (halaman, perabot rumah tangga dan sebagainya), suara, warna dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran.
Keindahan atau keelokan juga merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya."
Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id
id.wikipedia.org
Artikel Terkait
Struktur Mata Manusia Mirip Planet
Sumber : Sains.Kompas
Pendapat
Pada hakikatnya, Semua yang berhubungan dengan keindahan itu adalah buatan Tuhan. Jika kita lihat, dalam pengertian luasnya keindahan itu meliputi :
- keindahan alam
- keindahan manusia
- keindahan seni
- keindahan moral
- keindahan intelektual
Tapi pada dasarnya dari itu saling berhubungan. Seperti Keindahan Manusia dan Keindahan Alam. Tanpa Manusia juga alam tidak akan terlihat Indah, asalkan manusia itu menjaga dasarnya Keindahan Alam. Keindahan sendiri diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional.
Salah satu keindahan dari manusia adalah mata, sering juga manusia menyebutkan beauty is in the eye of the beholder, yang artinya keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.
Tanpa kita sadari, ternyata struktur iris pada mata itu mirip planet. Sudah membuktikan bahwa keindahan alam itu saling berhubungan dengan manusia. Seorang guru fisika asal Yerevan, Armenia melakukan eksperiman dengan melakukan mengambil foto dan memfokuskannya pada Iris mata setiap orang.
Jadi, pada dasarnya semua yang ada di alam ini memiliki keindahan, dan bagaimana caranya kita menjaga keindahan tersebut. Setiap manusia harus bertanggung jawab dengan keindahan tersebut, entah keindahan yang mereka punyai ataupun keindahan yang harus kita jaga. Dan pada intinya sudah seharusnya setiap manusia itu sadar diri untuk saling menjaga keindahan dan bersyukur dengan Tuhan yang telah menciptakan keindahan itu.

